KUNJUNGAN KE DANAU KELIMUTU BELUM DIBUKA - Seputar Ende Lio
Ende Berita :
Home » » KUNJUNGAN KE DANAU KELIMUTU BELUM DIBUKA

KUNJUNGAN KE DANAU KELIMUTU BELUM DIBUKA

Kamis, 27 Juni 2013 09:40 
Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status waspada level II untuk Gunung Api Kelimutu. Rekomendasi PVMBG ini berdasarkan hasil pengamatan visual dan kegempaan, serta analisis data sejak 4 Juni 2013, dimana status kegiatan Gunung Kelimutu dinaikkan dari normal level I menjadi waspada level II. Demikian dijelaskan Kepala PVMBG Bandung, Surono kepada wartawan usai Pemaparan Laporan tentang Status Gunung Kelimutu dan Rokatenda di Lantai II Kantor Bupati Ende, Rabu (19/06).

Surono mengatakan jika terjadi perubahan aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu secara signifikan, maka tingkat kegiatannya dapat diturunkan atau dinaikkan sesuai dengan tingkat kegiatan dan ancamannya. Hingga saat ini, tambahnya, pemantauan terus dilakukan secara instensif, guna mengevaluasi kegiatan Gunung Kelimutu. Surono juga mengatakan penetapan status waspada untuk Gunung Kelimutu sudah dilakukan sesuai dengan standar. Berdasarkan pengamatan visual yang dilakukan Badan Vulkanologi, tanggal 3 Juni 2013 terjadi perubahan warna air Kawah II dari biru menjadi putih kopi susu, asap muncul dengan tinggi 50 meter di atas permukaan kawah, tekanan asap lemah sedang, di sebelah selatan kawah terdengar suara desiran air (dekat dinding kawah I), bau gas belerang tercium tajam. Pada malam hari , tercium bau belerang lemah sedang oleh masyarakat Desa Pemo (3 km ke arah selatan dari kawah). Pada arah selatan dan tenggara, dalam jarak 0,25 – 2 km tampak tumbuhan menjadi layu.

Menurut Surono, embusan gas belerang beracun berbahaya bagi kehidupan di sekitar kawah. Dampak yang sudah kelihatan adalah daun-daun semak belukar jenis tertentu mengering. Selain tanda-tanda alam ini, terjadi perubahan warna air danau kawah II. Sejak tanggal 28 Januari 2013, air danau kawah II berwarna hijau. Namun, sejak 6 Juni 2013, berubah menjadi putih susu. Selain itu, penguapan air di permukaan danau dan bau belerang tercium menyengat. Berdasarkan rekaman seismograf, terjadi peningkatan kegempaan signifikan berupa gempa tektonik local.

Terkait status Gunung Kelimutu tersebut, kata Surono, PVMBG mengeluarkan beberapa rekomendasi. Pertama, masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendaki atau mendekati kawah pada radius 2 KM dari puncak Gunung Kelimutu. Kedua, masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu tidak boleh melakukan aktivitas di lembah-lembah sungai yang berhulu di puncak atau kawah Gunung Kelimutu untuk menghindari potensi bahaya aliran lahar. Ketiga, masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu diharapkan tenang dan tetap waspada, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Kelimutu. Keempat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan Pemprov NTT dan Pemda Ende tentang aktivitas Gunung Kelimutu. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Surono berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ende untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu yang terletak di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka atau dengan PVMBG di Bandung. “ PVMBG tidak pernah melarang masyarakat dan wisatawan. Yang melarang adalah Pemerintah Kabupaten Ended an Taman Nasional Kelimutu sebagai penanggung jawab dan pengelola kawasan Danau Tiga Warna Kelimutu, “ kata Surono.

Bupati Ende Don Bosco M Wangge mengatakan tentang larangan kunjungan ke Danau Kelimutu, pemerintah akan tetap menutup kunjungan ke Danau Kelimutu sampai ada petunjuk lain dari Badan Vulkanologi. Menurut Bupati Don, pemerintah akan tetap mengikuti rekomendasi dari para ahli yang mengetahui pasti tentang kondisi atau aktivitas Gunung Kelimutu. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Danau Kelimutu.

Bupati Don mengatakan, pemerintah tetap mengutamakan keselamatan jiwa manusia. Sebab, dalam kondisi berbahaya seperti ini, kita tidak sanggup melawan kehendak alam. Kunjungan ke Danau Kelimutu akan kembali dibuka, jika PVMBG memberikan rekomendasi dan menyatakan status Gunung Kelimutu sudah kembali normal. (Anton Harus,Editor: Amandus Klau)

Sumber: Flores Pos
 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Eja Website | Kera Template | Eda Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Seputar Ende Lio - Elpas Group
Template Design by Eja Published by Kera Template